Tampilkan postingan dengan label sekedar cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2013

after marriage life

setahun sudah saya berumah tangga, alhamdulillah atas segala kebahagian yang terlimpahkan, kehadiran pangeran kecil kami menjadikan rumah kecil ini semakin meriah. tak terasa usianya akan menginjak 4 bulan 12 jan ini.. semakin pandai ia membuat kami tertawa, ditambah lagi pagi ini ia mampu merespon candaan kami dengan tawa yang bersuara. alhamdulillah.

seperti biasa di saat baby tertidur, saya sempatkan untuk membuka FB hanya untuk melihat kabar teman-teman, saya sempat diharukan dengan berita meninggalnya bayi teman saya. ada komentar dari teman yang membuat saya terdiam, katanya "ini menjadi renungan untuk saya agar lebih bersabar menghadapi anak, apalagi sekarang si anak sedang "lincah-lincahnya".

begitulah, kehadiran buah hati memang menjadi perubahan terbesar dalam hidup saya setelah menikah. saya akui kini saya harus lebih matang mengambil keputusan. pagi ini saya mendapat kabar akan diadakannya pelatihan selama dua minggu di luar Jakarta (KSA tepatnya) sontak hati saya berdebar senang, mengharap dapat ikut kegiatan itu, ditambahlagi semalam saya benar-benar bermimpi berdebat dengan bahasa Arab. saya beranikan untuk share kepada dia oh dia. tanggapannya dia ok dan klo bisa dia jg mau ikut, atau dia aja yang pergi katanya. duuuuh.... berat yaa....

dalam sepi saya kembali berpikir, terutama untung ruginya saya meninggalkan pangeran kecil. beraat... benar2 beraaat.. tapi mungkin saya memang harus mengerem sedikit.. sambil berharap akan dapat kesempatan di waktu yang lebih tepat.

jadi, untuk tetap berada pada judul tulisan kali ini.. after marriage life.. saya dapat katakan bahwa perbuahan terbesar setelah menikah adalah #kontrol diri #matangkan keputusan

sudah laah, tentang pelatihan itu nanti saja dituliskan lagi... sekarang hendak merenungkan apa yang terjadi dalam kehidupan saya setelah menikah...

#google my hero
tinggal sendiri, jauh dari teman, tak ada pula orang yang bisa langsung ditanyakan... keadaan ini membuat saya lebih sering googling untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.. paling sering yang saya cari adalah bumbu dan resep masakan... tak lupa tentang cara-cara merawat anak ... dan juga cara mengeringkan pakaian kala musim hujan. tak perlu saya tuliskan ulang, toh apa gunanya kalau hanya copas gitu aja :D

#tiba2 ngirit
kalau ini sudah menjadi keniscayaan sepertinya... pengeluaran saya lebih banyak untuk anak.. hehehe

#rajin mandi pagi
hahahha ini karena saya sempat direpotkan dan tidak mandi pagi karena si baby tidak mau lepas dari gendongan. akhirnya saya sadar, kalau seorang ibu memang jadi keharusan mandi subuh, saat semua warga rumah masih terlelap, karena kalau mereka sudah bangun, ga terbayang sibuknya si ibu, mulai dari ajak main si kecil, siapin sarapan dan lainnya... so, dingin2 yaa mandi aja laah :p

#kangen wangi buku
saat sedang duduk santai dengan dia oh dia, saya buka buku yang menjadi hadiah pernikahan kami, tiba2 saya merasa rindu sekali dengan aroma buku.. hahahha.. ini siih saya saja yaa yg malas baca2, alasan saya sih repot gendong anak.. xixixixi.. jadi banyak informasi yang saya baca online saja.. tapi ternyata aroma buku dapat membuat releks yaa

#demen ngobrol
hmmm,,,, mungkin karena jarang ketemu orang luar rumah, jadi kalau ketemu dengan wajah lain rasanya ingin cerita ini itu... bisa jadi ini alasan kenapa ibu-ibu suka ngerumpi yaa :D

banyak hal pastinya yang berubah setelah menikah ... tapi itu saja dulu laah yang saya catatkan... selebihnya dirasa-rasa saja.. hehehe... oowwh.. yang terpenting rasanya kerinduan pada dia oh dia makin menjadi justru setelah berumahtangga, terutama kala dia oh dia belum pulang... semoga dimudahkan semua urusanmu, sayaaang :)

nunggudiaohdiapulang mode: ON

Senin, 07 Januari 2013

WOW it's 2013

mengawali tulisan kali ini dengan kata WOW, iya wow.. karena postingan terakhir ternyata di 2011 yang lalu, rindu menulis, maka saya tuliskan cerita untuk saya kenang di kemudian hari... tak rela rasanya membiarkan hal-hal luar biasa ini berlalu begitu saja.. setuju yaa sodara :)

mengulang kembali kisah-kisah kehidupan dari bebera tahun kemarin, ada apa saja yaa..
hmm... lulus magister, menikah kemudian menjadi seorang mami (kenapa mami?? yaa kalau ibu kan itu ibu Budi.. kalau bunda itu bunda Dorce ... kalau mamah... ya mamah Dedeh.. hehehe)

Magister jalanku menemukan jodohku
kalimat tersebut sepertinya paaaas sekali untuk menggambarkan kisah cinta saya (so sweet yaaa) di masa-masa saya harus berkutat dengan sidang-sidang tesis, dia oh dia datang membawa semangat dan menghadirkan masa-masa indah (hehehehe) mau diceritain atau ga yaa??? hmm.. tulis saja deh, toh tulisan ini ditulis oleh saya dan untuk dibaca saya nanti (kalau ada pemirsah yang membaca semoga dapat memetik kebagian dari tulisan sederhana ini)

jadi begini ceritanya, dia oh dia itu ternyata mahasiswa di perguruan tinggi di angkatan yang sama dengan saya, namun sejak tahun pertama kami di sekolah pasca sarjana itu, saya hanya sesekali mendengar namanya. semua bermula dari sms ucapan ramadhan yang dia oh dia kirimkan, lalu kemudian kami bersanding di pelaminan (xixixixixi) kesamaan kami untuk meniti pendidikan sampai tingkat tertinggi itu yang menjadi kami mengatakan "ya" untuk bersama, dan kami pun bersama berusaha mewujudkan mimpi-mimpi itu.  


God Hears U, God Loves U
Tuhan kita tidak pernah tidur, tidak pernah melupakan kita, Tuhan mendengarkan bisik-bisik kesedihan hamba-hamba yang sendirian, hingga akhirnya Tuhan memberikan kita Anugerah untuk melanjutkan perjuangan hidup dengan hamba pilihannya untuk kita.

eeehmmm, saya terus terang tidak pernah menduga bahwa kekasih yang dijodohkan Tuhan, selama ini ada begitu dekat dengan saya. begitulah Tuhan menjadikan semuanya indah pada waktunya. dan saya tidak pernah menduga bahwa tahun 2011 menjadi tahun saya melepas kesendirian (#lebay)

Lahirnya Pangeran Hati
ternyata sembilan bulan mengandung itu bukan waktu yang lama, saya masih ingat sakitnya tenggorokan karena harus (maaf) memuntahkan semua yang saya makan, berubahan fisik, bertambahnya bobot, semua itu berlangsung begitu cepat, tau-tau saya mendengar dokter berkata "induksi siang ini juga, kita harapkan bayi bisa lahir normal", SUBHANALLAH :) maka tahun 2012 menjadi tahun kelahiranmu, sayang :)

cesar memang menjadi cara baby pertama saya dilahirkan. kata Cesar bagi saya begitu menyakitkan, sakit dan sedih karena saya tidak dapat melahirkan dengan normal, menangis kami berdua menanti saat-saat itu, tapi setelah ditenangkan kedua orangtua, dan mendapat keikhlasan dari suami, bismillah saya menjalankan proses cesar, senang sekali mendengar tangisan kelahiran anak pertama kami.

harus ada bagian khusus untuk tiap2 sub-bab cerita ini, tapi nanti deeh.. si baby sdh terbangun hanya karena deruman motor :D

semoga tahun 2013 ini kami bertiga dapat mengisinya dgn hal2 yg baik dan keberkahan selalu menyelimuti kami dan semua pembaca yg mengamini.. AAAMIIIN

Selasa, 04 Oktober 2011

buah malas

saya ditanya: "apa alasanmu ga datang". "hmmm... ga ada alasan selain malas" jawabku.
mendengar jawaban itu, dia tertawa.. saya tertawa.. wish no hurt feeling :))
#penonton diharap tidak kecewa 
well, saya berusaha tetap produktif hari ini dengan menulis blog yang tidak berpenghuni ini.
tulisan ini bukan sesuatu yang berarti, hanya berusaha menjadikan berarti kegiatan yang saya lakukan hari ini. 

TV.. benda ini menjadi kesayangan saya, dulu dan juga sekarang... tidak semenarik apapun acara yang ditayangkan, itu tidak membuat saya bergerak menjauh dari TV.  seharian ini sajaa sudah dua film yang saya tonton. lol :)) film lama, tapi menarik dan inspiring. tidak memberikan fantasi yang berlebih, keduanya menampilkan perjuangan hidup dan cara menjalani hidup.

film pertama...
HOMELESS TO HARVARD : The Liz Murray Story
diangkat dari kisah nyata Elizabeth Murray  yang lebih senang dipanggil "Liz" atau "Lizzie". ditanya kenapa dia lebih suka dipanggil demikian, dia hanya menjawab "karena Elizabeth nama yang hanya disebut ibunya ketika ia sedang "menggila". Liz memiliki satu kenangan bahagia dengan ibunya yang membuatnya mampu menutup mata dari kenyataan bahwa ibunya adalah seorang pemabuk, pecandu dan akhirnya mengidap HIV. ia tidak peduli akan itu, yang ia ucapkan diakhir pertemuannya dengan ibunya adalah "I love u, mom. u're the best". Liz kecil telah menjani tunawisma sejak usianya 15 tahun, itu adalah sejak ibunya meninggal dan bapaknya dibawa ke pusat hebabilitasi yang akhirnya juga mengidap HIV. 

Liz mengungkapkan bahwa banyak orang menghadapi kesulitan dalam hidupnya. menurutnya tidak baik mengeluh, karena kita tidak pernah tahu masalah besar apa yang telah menimpa orang di samping kita. sayangnya, kebanyakan orang tidak mampu mengatasi kesulitan-kesulitan hidupnya, sehingga yang ditampakkanya hanyalah Amarah.

tidak bersekolah tidak menjadikan Liz gadis yang bodoh. setelah menggambil keputusan dalam hidupnya. Liz bertekad untuk bersekolah. dialog favorit saya dalam film ini adalah ketika gurunya Mr. David menemukannya di ruang belajar jam 11 malam. Liz masih bersemangat mengerjakan aljabar. Liz menggutarakan maksudnya untuk menyelesaikan 4 tahun masa belajarnya yang tertunda dalam waktu 2 tahun saja. Mr. David mengatakan "No. U can't.. u're gonna die!!" tapi Liz dengan santai namun pasti menjawab: "No. But from now, i gonna life"... :) 

Lucky??? atau entah apalaah.. saya pikir, benar bahwa syarat mendapat kebahagia di dunia adalah dengan ilmu. Liz pada akhirnya mampu merubah hidupnya dengan mendapatkan beasiswa dari New York Times dan kuliah di Harvard. ditanya tentang apa kontribusi yang dapat dia berikan nanti.. ia menjawab: "i'll give all i've got" !!!! luar biasa :)

film kedua
Julie & Julia
judulnya membuat saya bertanya, film apa ini? biasanya yg dikenal film romie and julie. :))
ternyata film ini juga diangkat dari dua kisah nyata.. bercerita tentang kehidupan dua wanita..
pertama kisah tentang Julia Child, seorang koki yang menceritakan tentang masa awalnya memulai karier sebagai seorang koki.  kedua adalah kisah Julie Powell seorang karyawati yang pernah menulis setengah novel namun berhenti karena tidak ada yang mau menerbitkannya,, akhirnya Julie mengisi waktu luang dengan membuat blog tentang prakteknya membuat resep masakan dari Julia Child. 

apa klimaks nya?? :D
bagi Julia Child, impian besarnya adalah membuat buku masak .. sedangkan bagi Julie Powell impiannya adalah menjadi seorang penulis.. akhirnya.. buku julia terbit yang setelah beberapa kurun waktu sampai ke tangan Julie, dan berkat buku tersebut melalui blognya, Julie berhasil menjadi penulis :)))

itulah kisah yang saya sebut memberikan gambaran tentang bagaimana menjalani hidup??
bagaimana??? jalani saja dengan bahagia seperti keduanya :)

good luck, 
dan mari nonton lagi :))))








Rabu, 28 September 2011

malam pertama

eeeeeeeeit... bukan yang itu :D

ini cerita tentang malam pertama setelah terlepas dari beban yang membuat tidur tak nyenyak, makan tak enak.. apapun itu, kamu pasti tau rasanya seperti apa :)))

namanya Tesis...

kamu pasti punya cerita sendiri tentang tesis ini, menulisnya, mengumpulkan referensi dan lainnya... menyenangkan !!!! [percaya deh saya bilang ini karena sudah lulus aja] lol !!!
tapi... benar, seperti pembimbing saya katakan.. nikmati prosesnya, karena di situ kamu belajar :)
#semoga kita semua telah belajar 

tesis, bagi saya bukan ukuran kecerdasaan seseorang.. namun orang cerdas pasti bertesis 
ini, karena saya temukan banyak teman2 yang lebih baik dan yang saya jadikan panutat.. so sorry to say... berlalu begitu saja tanpa berkarya dalam tesis bukan karena dia tak mampu namun karena waktu.. saya yakin jauh dari tesis... mereka telah berkarya lebih baik.. #alhamdulillah, karena waktu masih mau mennunggu saya menyelesaikan tesis

malam ini,,, malam pertama saya terbebas dari tesis tsb
malam ini dan malam2 selanjutnya, kiranya saya tidak lagi mimpi dikejar jadwal ujian

malam ini saya bersyukur atas semua kebaikan yang diberikan pada saya
semoga menjadi magister yang mabrur #do'a seorang teman
Aaamiin... 




Kamis, 19 Mei 2011

Merayakan kekonyolan

Merayakan kekonyolan

Sebelum nilai2 dibagikan, saya sangat terhibur dengan pesan2 yang ini. Dengan gayanya yg khas, sarat makna namun menghibur, ia berkata: semua yg ada diruang ini adalah muhrim, jangan malu jika aib (baca:kesalahan) kalian dibuka. hidup ini kadang kita sukses, kadang kita konyol. Keduanya harus dirayakan. Ketika sukses, jgnlah sombong. Ketika konyol, jgnlh dongkol. Semua wajar dalam hidup.

Seketika itu, saya siap, sangat siap dengab hasil yg akan segera saya terima. Sebelumnya pun, saya telah akui kekonyolan saya. Namun sy tetap pamerkan dgn tdk memperbaikinya sblm memasuki ruang "all muhrim" itu. Maka.. Saya bisa saja disebut orng terkonyol dlm ruangan itu.

Nilai diterima, masing2 menerima, semua gembira, selamat saya ucapkan kpd teman terdekat di samping saya. Kemudian, nilai saya pun diberikan dan semua pasti melihat dua angka itu. Alhamdulillah, kekonyolan dgn nilai lumayan. Stage one, clear !!! Girang saya dalam hati, tapi... Berjam2 dalam ruangan itu benar2 membuat saya "mabuk konyol" (dalam artian baik pastinya) lelah pasti, banyak tawa pasti, lebih pastinya smg semuanya tdk menjadi kekonyolan akut.

Selamat merayakan hidup Anda yg sukses ataupun konyol sekalipun, krn sukses dan konyol anda berarti anda hidup dan berkarya.

Thanks Doc,
Ciputat 19052011


Dikirim dari iPhone fatwa

Senin, 09 Mei 2011

Thanks Allah

Thanks Allah

"janganlah ragu atau bimbang pada keagungan Tuhan" lantunan merdu mengiri kepulangan saya sore ini

Ya,,,, segala puji bagi Allah atas hari ini, semoga keoptimisan dan keridoan Allah selalu mengiri hidupku.


Dikirim dari iPhone fatwa

Minggu, 08 Mei 2011

masa lalu, diapakan??

kadang, melihat betapa suksesnya seseorang itu membuat "iri" apalagi melihat bagaimana sejarahnya membentuknya hingga menjadi seperti ia sekarang, itu woow... 

namun, rasa iri yang menggelitik itu dan woow yang seperti itu.. tak dapat merubah keadaan kita,
masa lalu.. jangan disalahkan... jangan (pula) dielu-elukan
sepatutnya masa lalu disikapi dengan bijak (teorinya)

ada beberapa yang memiliki "kemarin" yang sangat gemilang.. namun redup "sekarang" ini tidak baik
ada juga beberapa yang memiliki "kemarin" yang gelap... dan sekarang yang cemerlang ini baik
ada lagi beberapa yang memiliki "kemarin" yang suram ... dan sekarang yang hilang... ini SANGAT TIDAK BAIK

hmmm...
semoga kita dapat menyikapinya dengan bijak
semangat... kebaikan menanti di depan :)

haloo dua rebu sebelas

benar jika ada yang mengatakan "الوقت كالسيف إن لم تفطعه قطعك", waktu laksana pedang, jika tidak kau gunakan dengan baik, ia akan memotong2mu. cukuplah aku saja yang merasakan perihnya terpotong-potong pedang waktu ini....

tak ku sangka... kini sudah hampir memasuki pertengahan tahun.. dan keadaanku masih belum berubah!!! masih sama seperti yang dulu... 

kuatkan aku ya Allah.. semoga dapat menyelsaikan kewajiban2ku dengan baik..
Amiin

Selasa, 23 November 2010

Bahasa Arab di buku sejarah dan khayalanku

Malam ini, ku ingin membuatnya berbeda maka ku buka buku yang ku pinjam empat hari lalu dari kampus yang “jarang-jarang” ku datangi itu J satu buku yang ku ingat-ingat, ku rasa-rasa, ku duga-duga ada di lemari buku yang “jarang-jarang” ku buka itu, tapi tetap ku pinjam karena tak mungkin ku kembali ke rumah dan ternyata ingatan, perasaan dan dugaanku itu salah, aku tak mau menjadi orang yang merugi dan menjadi manusia terbodoh sekampus ;))

“Tarikh al adab al ‘Arabi” sudah jelas ini buku sejarah, pas sekali menjadi pengantar tidurku dan benar !!! buku ini berhasil menerbangkan khayalanku ke zaman dahulu sekali di Arab sebelum Islam datang. Aku membayangkan tandusnya padang pasir, panasnya matahari, teduhnya oase, indahnya purnama, gemuk dan sehatnya onta, serta tangguhnya kuda-kuda mereka. Penasaranku pun makin menjadi kita sampai pada paraghraf yang menceritakan asal-usul masyarakat Arab, kabilah mereka, system kekeluargaan mereka serta bahasa mereka yang luar biasa, bahasa Arab.
Menurut Ahmad Hasan al Ziyaat,  Arabiyah (Bahasa Arab) merupakan satu dari tiga bagian dari bahasa saamiyah. Dua yang lainnya adalah Aaramiyah dan Kan’aniyah. Bahasa Aaramiyah ini kemudian menjadi bahasa latin, Yunani dan bahasa sansakerta. Sedangkan bahasa Kan’aniyah merupakan induk dari bahasa ibrani dan finiqiyah (hmmm… ada yg masih belum jelas bahasa2 apa itu)

Menarik sekali, mempelajari sejarah terbentuknya bahasa Arab (rindu sekali belajar dari ahlinya T__T) dari buku ini disebutkan bahwa dari banyak bahasa-bahasa daerah, bahasa Quraisylah yang berhasil menyumbangkan terbanyak dalam terbentuknya bahasa Arab, hal tersebut juga didukung oleh faktor agama, ekonomi dan sosial. Seperti, pasar-pasar yang ada di saat itu (sayang yaa tenabang baru ada sekarang :D ) pasar itu selain untuk pertemuan para saudagar juga sebagai pertemuan para penyair, para da’I dan tidak ketinggalan para pesohornya. Mereka beradu syair, serta khutbahnya untuk mengagungkan dan mengelu-elukan kabilahnya serta menghina habis-habisan musuhnya. Salah satu pasar yang terkenal adalah “ukadz”. Selain pasar, faktor yang juga ikut mempengaruhi adalah peninggalan-peninggal sejarah yang ada di mekkah dan kontribusi kaum quraisy di dalamnya. Adanya kabbah di kota ini menjadikannya ramai dikunjungi -meski “rasanya” disana tidak sesubur dan tidak seelok Jakarta :p- tapi tempat ini menjadi titik temu bangsa-bangsa Arab yang datang dari berbagai penjuru. Begitulah bahasa Arab terbentuk dan terjaga hingga sekarang, tentu ada faktor utama dari segala faktor-faktor penting,,, yaitu terpilihnya bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an. Hmm… mungkin ini berdasarkan pendapat bang Ahmad al ziyat, karena bahasa Arab memiliki kosakata semua-semua yang ada di langit dan bumi serta yang ada diantaranya (bengong… mikir berapa kosakata yang ku punya :-l )

Semakin menarik membaca sejarah, namun khayalanku yang pertama itu dihalangi oleh khayalanku yang kedua, hmm mungkin bukan berkhayal tapi bernostalgia ke satu tahun sebelum ini, ketika aku dan teman-teman berkumpul di satu titik dan bertemu karena kecintaan kami terhadap bahasa Arab. Jika pada masa itu ada pasar ukadz, maka pada masa kami ada pasar “waqiif” pasar tradisional yang susah payah dilestarikan oleh pemerintah Qatar yang diserbu dengan bermacam-macam modernitas. Jika pada masa itu para penyair berlomba-lomba menyenandungkan syair terbaik mereka, maka pada masa kami, kami berusaha mati-matian menampilkan presentasi terbaik kami dengan bahasa terbaik kami sebisa kami tentang topic tentang kami yang ditampilkan semaksimal mungkin agar dapat berbangga dengan apa yang dimiliki sedikit dari kami. Hingga pada suatu waktu kami diberikan tantangan untuk presentasi berdua-berdua. Hmm, sulit sekali menemukan topic yang dapat diterima berdua. Saat itu, aku berpasangan dengan sarah, kawanku dari turki, akhirnya kami memilih topic “pengaruh bahasa arab terhadap bahasa turki dan bahasa Indonesia”. Teman2 yang lainpun memilih topic yang menarik sekali, yang putri amerika dan Poland menampilkan “perjalanan mereka dalam belajar bahasa Arab hingga bertemu di doha”… ini presentasi yang sangat sentimentil, penuh haru dan semangat yang menggelora. Teman ku yang putra tidak mau kalah, sang Barcelona dan a cute ukranian menampilan “qarashiin, para perompak, pembajak yang diakhiri dengan menampilkan foto kami sebagai pembajak” :D dan terkahir, sang “big man” dari amerika dan Denmark menampilkan yang lain dari yang lain, si Denmark memuji habis-habisan amerika dan si amerika memuji tak kalah habisnya ttg Denmark dan diantara mereka berdua ada si china yang memutuskan mana yang terbaik” : ))) presentasi pelepas lelah kami diakhir semester, tak terasa perjalan dan pertemuan-pertemuan kami di pasar waqif harus diakhiri dan kami kembali menjalani dan menghidupi “kebahasaan Arab” kami.. entah bagaimana dengan mereka, tapi bagiku, bahasa Ini semoga tidak memudar pesona dan indahnya dari hatiku J

Berbicara tentang khayalanku, dan ku berharap dengan sangat ini bukanlah sekedar khayalan. Mengingat pasar ukhadz dan pasar waqif, serta suuq Husain di kairo dan juga suuq habasyi di minia plus-plus sungai nil yang selalu menyegarkan mata si pemandangnya… hmmmm ingin rasanya mengadakan pasar baru disini untuk menghidupkan kembali bahasa Arab bersama teman2 disini. Entah bagaimana memulainya, semoga pasar baru yang belum ada nama dan lokasinya itu akan dapat memeriahkan bahasa Arab, berbagi cerita, pengetahuan atau main puji-pujian dan ejek2an dalam bahasa Arab J aku ingin, bahasa Arab seperti yang ada dalam buku sejarah itu, sangat menyenangkan dapat berbahasa Arab, selain untuk kebutuhan keagamaan namun juga untuk kebutuhan berbahasa sehari-hari…

Hal antum ma’ie ?? :))))  

Selasa, 14 September 2010

titip salam rindu

“pesawat kami take off esok pukul 01.00 WIB”

Oooh, Tuhan kenapa isi sms itu terasa sangat mengharukan. Tak terasa esok adalah kepergian dua kawan kami tuk melanjutkan studi di ANNS, QU. Hati ini sangat penuh rasa, aneka rasa… Haru yang mendominasi karena setahun sudah berlalu sejak hari itu, hari yang sangat mendebarkan untukku, karena esok lusa aku akan berada di tanah yang saat itu sangat asing bagiku. Ternyata negeri asing itu sangat menggoda, punya daya tarik yang luar biasa.

Negeri yang sangat kaya, fasilitas yang luar biasa dilengkapi dengan teman-teman dan para puru yang Istimewa.. menjadikan setahun kemarin setahun yang penuh dengan suka… dan duka yang tersisa adalah belum selesainya beban studiku disini… mungkin aku kalah, tapi inilah hidup, tak selalunya aku yang menang :)))))

Keberangkatanku tidaklah mudah, bukan karena persaingan peserta yang tertarik untuk mengikuti program tersebut. Namun, karena persyaratan yang pribadi yang harus ku penuhi. Berbeda dengan kedua adik2ku ini, semenjak awal mereka sudah berlomba2 tuk mendapatkan tiket itu, aku optimis mereka memang layak untuk itu. Semua keduanya meneruskan prestasi yang baik di QU. Amiin J

Setahun disana bukan waktu yang lama, atau dengan jelas ku katakan.. setahun itu sebentar J semoga keduanya tidak berlama-lama untuk beradaptasi dan segera dapat mengukir prestasi di kelas2 ANNS. Tidak sepertiku yang setahun lalu ku jadikan pengobat sakitku. Namun, sampai pulangpun ku bawa balik sakitku itu :))))) *curcol*

Istamti’ bi awqaatik… enjoy ur time there!!!! Karena hanya untuk itulah kalian disana… menikmati indahnya belajar bahasa arab dengan teman2 yang luar biasa. Ku katakana sekali lagi, luar biasa, dan biasakanlah untuk itu J perbedaan akan mengajarimu segalanya J belajarlah dengan baik, berkawanlah dengan siapa saja… hemat2lah uang saku kalian, dan bawakanlah aku oleh2 dari sana : ))))

Sampaikan salam rinduku yang teramat sangat rinduku kepada seluruh pengajar, “Ust.Dr. Abdullah, Ust. Mahmud, Ust. Abd.Qadir, Ustz. Wadha, Ustz. Rossa” kepada kawan kami yang masih tersisa disana, “Fatma dan syarifah mereka mhswi Qatar yang sangat baik. SU’AD, sekarang dia jadi mahasiswi Qatar, sebelumnya ikut program ANNS dan juga tuk keluarga kami “UMi dan iffah serta abidah yang selalu menyanyangi kami tanpa pandang beza, dan juga tuk pak Hassan dan ade serta bu fina dan seluruh staff KBRI DOHA, dan para musyrifah di asrama putri beserta para supir bus kami… dan pada tanah2 yang sering kami jajahi  : )))) *landmark, suuq waqif, city center, masjid al fannar, maktabah2 serta HOT CHICKEN restoran india favorit kami* : ))))

Selamat berangkat tuk Irma dan rifqi…. Hati2 di udara ya… : )))) 
* I really wanna hug u but I can’t * : ))))
 take care and always keep in touch… c u … 
RAAFAQATKUMAA AL SALAAMAH J FII AMAANILLAH… LAA ILAAHA ILLALLAH !!!!

Senin, 12 Juli 2010

aku dan penyakitku

Belakangan ini ada yang sangat membuatku sesak, sesak karena susah sekali mengakses informasi, mengembangkan imajinasi. *sigh* padahal aku harus mengumpulkan banyak data tuk tulisanku yang entah harus ku mulai dari mana *double sigh* masalah yang sama terasa semakin berat karena aku pernah merasakan hidup di lingkungan yang sangat “luas”, promo dari berbagai provider menawarkan koneksi internet yang sangat menggiurkan bukan jawaban dari masalahku ini, karena tidak satupun dari yang ditawarkan dapat memenuhi keinginanku mendapatkan koneksi internet yang murah dan cepat *big grin*

Ketergantunganku pada teknologi yang satu ini sangat harus diobati, aku yang semakin sakit karena menjadikan ini alasan dari “keterlambatanku”. Bagaimana mengobatinya?! Mencari obat dari penyakitku di negeriku saat ini rasanya sulit sekali. Hmmm, apakah hanya aku seorang yang mengidap penyakit ini?! Jika ada seseorang disana yang menderita juga, mungkin saatnya kita memikirkan pengobatan kita *super big grin*

Bagaimana kawan sepenyakitan, sudahkah kamu menemukan caranya ?!?!

Aku menemukan satu terapi yang mulai ku coba tuk menjadikan keadaanku lebih baik *smile*, kebutuhan kita hanya satu, INFORMASI!!!! Hmmm mungkin ditambah sedikit “hiburan”, yang aku lakukan adalah “menurunkan egoku” yang maunya super speed, super quality. Aku belajar dari pelaut yang tidak melawan kekuatan alam, tidak pergi di siang hari dan tidak pulang di malam hari, bukankan tuk seorang pelaut pergi berlayar di malam hari akan sangat membantunya mencapai lautan dengan selamat ?!?! Aku belajar dari layang-layang yang terbang tinggi, menari-nari diangkasa dengan eloknya hanya saat angin berhembung kencang dan bersahabat, meski keinginannya tuk bercengkrama dengan langit biru dapat muncul kapan saja, bahkan saat hujan badai !!! tapi pada saat yang demikian tidak memungkinkan, tak ada satu layang-layang pun yang nekad berselancar di angkasa *big smile*

Intinya Cuma satu, TERIMA LAAAAAH KEADAAAAN *double super big grid* bagaimana kawan? Aku cukup pandai bukan ?!?!?! jangan tertawa kawan, karena ini sangat sulit untuk diterapkan, tak akan didapatkan ketenangan hidup sebelum kita dapat melakukan itu. Well, ini memang tidak dapat mengobati penyakit kebutuhan kita, tapi setidaknya aku dan kamu dapat tersenyum diakhir tulisan ini… *Smile for the button of the beautiful heart*

*tuk posting tulisan ini saja,,, aku butuh perjuangan keras,,, menunggu tiap halamannya terbuka pesis burung kutilang yang mengangguk angguk karena ngantuuuk* :)))))


Senin, 21 Juni 2010

aku dan mereka

akhirnya kita semua harus mengakhiri kesenangan yang kita buat, kini saatnya melanjutkan bagian kehidupan yang sempat tertunda, *meski sampai saat ini, orang ini belum tahu cara memulai kembali kehidupannya*. tak mengapa, tak perlu menunggu mengerti makna hidup untuk hidup kan?!?!?!, karena betapa tidakmengertinya seseorang akan hidup, ia harus tetap hidup, karena hanya dengan hidup ia akan mengerti makna hidup, Jadi, HIDUPlaah agar mengerti makna HIDUP :p
kesenangan bersama teman teman di ANNS harus diakhiri 10 juni yang lalu. Namun, tanda tanda masa ini akan berakhir sudah kami rasakan jauh hari sebelumnya. Adalah N’ma teman kami yang harus meninggalkan program ini lebih awal, dia pergi kembali ke tanah airnya pada 25 mei dengan alasan di awal juni, dia akan memasuki kelas barunya. Wanita ini sangat mengagumkan, dia sudah menyelesaikan masternya di bidang politik timur tengah dan kini mengambil kembali master di bidang bahasa Arab.
Kembalinya N’ma ke kehidupannya dan langkahnya menyusun masa depannya membuatku kehilangan, kelas yang hanya terdiri dari Sembilan orang makin bertambah sepi, aku duduk di antara kasya dan sara. Keduanya adalah teman favoritku, aku banyak belajar dari keduanya begitu juga aku banyak belajar dari sanad, Mads, Ivan, Jared dan Miguel.
Kasya, Barbie dari polandia yang sangat pandai berbicara bahasa Arab, menjadi peserta terbaik dari kelas kami, dan juga mendapatkan juara pertama lomba menulis yang diadakan diakhir program kami. Ya, dia memang menakjubkan. Sekilas, aku melihat diriku ada di sosoknya, semangat belajarnya, kecintaanya pada kehidupannya, kesungguhannya, yaa begitulah aku beberapa tahun yang lalu, karena itu aku suka dia. Bahkan, dia lebih tangguh dariku. Dia mengajariku untuk tetap tersenyum dalam keadaan sulit, mencari jalan keluar dari tiap tantangan yang dihadapi. Ingin rasanya selalu ada dekat dengannya agar aku ingat bagaimana seharusnya aku bersikap. Semoga aku bisa menjumpai setengah diriku yang ada pada dirinya J
Muslimah cantik, itu sara. Gadis turki yang selalu berwarnakan hitam, membuat wajahnya sangat bersinar. kebaikan hatinya, tingkah lakunya membuat sinarnya makin berkilauan. Aku sayang dia, semoga dia mendapatkan kebaikan di tiap hari harinya. Yang membuat kami semakin dekat adalah karena disadari atau tidak kami pernah berselisih sedikit, berbeda pendapat tentang apa yang harus kami sampaikan saat presentasi duet kami. Topik ini itu aku tawarkan, tapi yang jadi jawabannya adalah “TERSERAH” terima kasih untuk tidak memberikan jawaban dari masalah yang ada, itulah yang ada dipikiranku saat itu. Tapi, sara mengajarkanku untuk tidak memikirkan diriku sendiri, mengajariku untuk berfikir dengan jalan pikiran orang lain, akhirnya kami menemukan topik yang kami berdua menyukainya “pengaruh bahasa Arab terhadap bahasa Turki dan bahasa Indonesia”.
Sanad, tiga tahun mengikuti program ini sebagai peserta “pendengar” tidak membuat anak keturunan cina ini bosan mempelajari bahasa Arab. Awal jumpa dengannya sulit sekali memahami bahasa Arab yang diucapkannya, ini membuatku berfikir: aku harus banyak belajar, agar aku dapat mengerti perkataannya. Dan ternyata dia seorang teman yang sangat menyenangkan, sesuai nama yang diberikan oleh “kafilah”nya sebagai penganti “soun jeung”, sanad benar benar menjadi tempat bergantung kita, terutama untuk masalah transportasi, dan ternyata dibalik sosoknya yang sangat lembut, dia menyukai dan sangat ahli di film horror, jam luang dijadikannya kesempatan untuk mempertontonkan koleksinya pada kami di kelas. Tak ada hubunganya dengan proses belajar, tapi ini menjadikan hari hari kami menyenangkan.
Mads, muslim Denmark yang sangat sulit ditebak, mahasiswa program politik timur tengah yang sangat kritis, dibalik sosoknya yang suka tersenyum tersimpan kata kata yang dapat “mematikan”. Pelafalan huruf huruf Arab yang sangat fasih tidak mencirikan bahwa ia adalah seorang yang masuk Islam empat tahun yang lalu, ini yang menjadikannya perwakilan mahasiswa tuk menyampaikan kata kata terima kasih pada saat hari pelepasan kami. Dan Ya, dia melakukannya dengan sangat baik J
Ivan, orang pertama yang ku lihat di bandara, dugaanku tepat tenyata dia benar ada di satu program denganku. Anak ukraina yang mahir photography, suka asik dengan “dunia”nya sendiri, tidak dapat menyembunyikan “bosan”nya dia dengan jam belajar yang sangat panjang. Ya, dia sering membuat kami tertawa dengan ide dan pertanyaannya yang sangat “lugu” dan semaunya sendiri :D
Jared, sosok tentara Amerika yang ramah :D ini bukan berarti dia mantan tentara atau apa, tapi fisiknya yg sangat “tentara” itu yang membuatku menilainya demikian. Tak banyak percakapan di luar kelas denganya, tapi aku tau dia sangat “berilmu” dia faham dan sangat menyukai bahasa Arab.
Miguel, peserta yang sangat dewasa diantara yang lainnya, budaya spanyol membuatnya sangat pengertian dan penuh dengan perasaan, sangat menyenangkan. Dan selamat…. Di hari pelepasan kami, dia mempersuting gadis mesir yang dikenalnya beberapa tahun lalu saat dia mengajar disana J
Ya, Miguel, Jared dan N’ma sera sara tidak bersama kami disaat pelepasan karena alasan masing masing yang memaksa kami tuk merayakan pelepasan kami hanya berlima: aku, kasya, Mads, Ivan, dan sanad masing masing kami menyimpan kesan dan perasaan mendalam tuk program ini terutama untuk teman teman, karena semuanya memberikan satu raut wajah yang serupa: tak dapat menahan pahitnya perpisahan ini namun tetap harus kami telan, karena ini adalah langkah awal dari kehidupan yang menanti kami”
“Kita tidak mengucapkan selamat tinggal, tapi kita ucapkan SAMPAI JUMPA” !!!!!